Wisata Edukasi di Kota Bandung

Wisata Edukasi di Kota Bandung

Bandung ialah kota elok yang dipenuhi dengan berbagai macam tempat untuk melakukan piknik selain itu juga terdapat wisata edukasi.

Walau di Bandung tidak ada pantai dan tidak kemungkinan untuk mendapati rekreasi pantai. Bandung masih menyajikan bermacam rekreasi alam lainnya yang tidak kalah hebat dan memesona.

Berbagai Wisata Edukasi di Kota Bandung

Ada bermacam rekreasi yang dapat diketemukan di Bandung terkecuali Pantai Yah…!! Di Bandung tidak ada pantai. ada sungai, kawah, kolam renang, tempat berbelanja murah, taman kota, dan tujuan rekreasi yang lain.

Diantaranya ialah tujuan wisata edukasi berbentuk museum-museum yang bisa memberi pengunjung info baru yang ada di kota Bandung.

Baca Juga: Berkemah Salah Satu Liburan di Masa ini

Bandung punyai bermacam Museum yang menyebar di segala penjuru Bandung. Seluruh museum yang berada di Bandung mempunyai nilah sejarahnya semasing. Jika kamu ingin habiskan waktu luang, yok bertandang ke museum di bawah ini

  1. Museum Gedung Sate

Baru saja ini, Pemerintahan Kota Bandung resmikan Museum Gedung Sate yang terbuka untuk umum dimulai dari tanggal 8 Desember 2017. Di sini, pengunjung bisa mengeruk info yang paling interaktif dengan pendekatan tehnologi yang hebat dengan cuman bayar 5.000 rupiah saja.

Museum yang ini tempati satu ruang dalam Gedung Sate. Kamu dapat mendapati riwayat berkenaan pembangunan dan detil bangunan Gedung Sate.

Disamping itu museum ini diperlengkapi dengan satu ruangan audio visual dan media interaktif seperti Augmented Reality dan Virtual Reality yang dapat kamu coba. Kecuali museum, kamu bisa juga mendapati satu warung kopi di muka museum ini namanya ‘Gesa Kopi’.

  1. Museum Pos Indonesia

Masih ada di Teritori Gedung Sate, kamu dapat berkunjung Museum Pos Indonesia yang tempati bangunan di samping timur gedung sate. Museum ini mempunyai beberapa ribu koleksi perangko dari seluruh dunia.

Museum Pos Indonesia awalannya dibuka di tahun 1931 dan dinamakan Museum Pos, Telegraf, dan Telephone (PTT). Pada waktu itu, sejumlah besar koleksinya berbentuk perangko yang berasal dari luar serta dalam negeri. Tetapi, sepanjang perang dunia ke II museum ini jadi tidak terurus secara baik.

Sampai pada 27 September 1983, museum ini alami penyempurnaan dan disahkan oleh MENPARPOSTEL. Sekarang ini, koleksi-koleksi yang berada di Museum Pos Indonesia tidak cuma perangko tetapi semua beberapa benda yang terkait dengan riwayat pos dari periode ke periode.

Disamping itu kamu bisa juga mendapati beberapa benda yang terkait dengan pos seperti timbangan surat, sepeda pak pos, dan perubahan pakaian dinas dan perlengkapan pos dari jaman penjajahan sampai saat ini.

  1. Museum Perjuangan Rakyat Jawa Barat

Ada satu garis lempeng dengan Gedung Sate, kamu dapat menyaksikan satu monumen warna putih dengan simbol Garuda dibagian tengahnya. Monumen itu namanya Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat atau dikenali warga dengan panggilan ‘Monju’.

Dibagian bawah monumen ini kamu dapat mendapati satu museum yang bisa dijangkau dari pintu masuk yang berada di samping kiri dan kanan belakang monumen.

Di museum ini kamu bisa mendapati bermacam perlengkapan perang, dokumentasi photo, keterangan mengenai pertarungan-pertempuran yang berlangsung di Jawa Barat, sampai baju-pakaian perang.

  1. Museum Geologi

Museum Geologi ada kurang dari 500 mtr. dari Gedung Sate ini kemungkinan museum yang cukup populer dan benar-benar ramai didatangi di Bandung. Kamu dapat belajar mengenai geologi dan riwayat masa lampau di museum ini.

Dibangun pada 16 Mei 1928. Museum ini sudah alami perbaikan dengan dana kontribusi dari Japan Internasional Coorperation Agen (JICA). Setelh perbaikan, museum Geologi selanjutnya dibuka kembali dan pembukaannya disahkan oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarno Putri pada 23 Agustus 2003.

Di museum yang lumayan luas ini, kamu dapat mendapati dan saksikan langsung bermacam tipe bebatuan, rasakan replikasi gempa, sampai menyaksikan bermacam pameran fosil-fosil dan riwayat manusia purba.

  1. Museum Daftar

Museum ini berdekatan dengan Museum Geologi, persisnya di Gedung Dwiwarna atau Kantor Daerah Ditjen Daftar Propinsi Jawa Barat. Disahkan tahun 2017, museum ini berisi beberapa benda dan arsip yang terkait dengan daftar di Indonesia.

Disamping itu, di salah satunya pojok museum ini kamu bisa juga mendapati sedikit keterangan mengenai Pertemuan Asia Afrika, di mana waktu itu Gedung Dwiwarna dipakai jadi salah satunya posisi rapat.

Kamu harus pastikan tiba pada hari yang pas bila pengin berkunjung museum yang ini sebab museum ini cuman dibuka enam hari dalam satu bulan, yaitu tiap hari Sabtu sampai Senin pada minggu ke-2 dan ke-4 tiap bulannya.

  1. Museum Konferensi Asia Afrika

Museum Konferensi Asia Afrika ialah satu memorabilia Konferensi Asia Afrika yang pertamanya kali diadakan pada 18 samapi 24 April 1955 di Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat.

Selain itu museum ini awalannya dibuat atas gagasan dari Prof. Dr, Mochtar Kusumaatmadja yang waktu itu memegang selaku Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, atas kemauan pimpinan bangsa-bangsa di Asia dan Afrika.

Atas gagasan itu, selanjutnya disahkanlah Museum Konferensi Asia Afrika pada 24 April 1980, bersamaan dengan peringatan 25 tahun Konferensi Asia Afrika. Pada Museum ini ada tiruan konferensi, komplet dengan bendera-bendara negara yang mendatangi, patung-patung dan lain-lain.

Tempat monumental ini berada di Jl. Asia Afrika No. 65, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Adalah bangunan tua yang dipertahankan kekuatannya, mempunyai luas seputar 7500 mtr. persegi.

  1. Museum Sri Baduga

Museum Sri Baduga ialah Museum yang simpan riwayat kebudayaan warga suku Sunda di Jawa Barat pada jaman dulu, dan warisan jejak-jejak kerajaan Padjajaran. Disamping itu, gedung bangunan museum ini seperti rumah tradisi dari Jawa Barat.

Museum Sri Baduga awalannya dibuat pada 1974 tetapi disahkan oleh menteri Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia pada 5 Juni 1980, dan dinamakan Museum Negeri Propinsi Jawa Barat. Museum ini sudah seringkali alami proses perbaikan, tetapi wujud dari bangunannya tidak ada yang dirubah. Sampai di tahun 1990 museum ini bertukar nama jadi Museum Sri Baduga.

Museum Sri Baduga berada di Jl. B.K.R. 185/ Jl. Lingkar Selatan, Bandung, Jawa Barat. Bertemu langsung dengan lapangan monumental Bandung yaitu lapangan Tegalega. Disamping itu, Museum Sri Baduga posisinya benar-benar dekat sama Monumen Bandung Lautan Api.

  1. Museum Pengajaran Nasional

Museum Pengajaran Nasional disahkan pada 2 Mei 2015 bersamaan dengan Hari Pengajaran Nasional. Posisinya ada di teritori Kampus Pengajaran Indonesia (UPI). Lebih persisnya Museum ini ada di Jl. Dr. Setiabudi No.229, Bandung, Jawa Barat.

Museum Pengajaran Indonesia bukan hanya memberi info mengenai riwayat pengajaran, tetapi memberi penerawangan mengenai wawasan pengajaran di hari esok. Yang unik dari museum ini ada pada arsitektur bangunannya, di mana pada dinding luarnya ada ukir-pahatan batik yang dapat tampilkan keelokan yang melewati harapan.

Disamping itu, di bagian dalam ruang, pengunjung akan berjalan melingkar buat melingkari, menyaksikan koleksi yang berada di museum ini. Bila lagi berjalan, tanpa diakui pengunjung telah tidak lagi ada di lantai 1 tetapi ada di lantai yang lain.

  1. Mus$eum Wolff Schoemaker

Museum Wolff Schoemaker atau yang lebih dikenali dengan Museum Hotel Preanger ialah museum yang berada di Jl. Asia Afrika no 81, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Persisnya museum ini ada dalam Hotel Preanger, disahkan pada 25 November 2013.

Diperuntukkan ke seorang arsitektur bangunan tua berpenampilan Art Deco di Bandung, yaitu Prosper Wolff Schoemaker. Pada museum ini ada photo dan info berkenaan beberapa karya Wolff Schoemaker. Museum ini memberi info tentang riwayat dari Grand Hotel Preanger dari tahun 1897 sampai sekarang ini.

Disamping itu ada banyak beberapa benda yang pernah dipakai oleh bintang-bintang terkenal seperti bangku yang ditempati oleh Charlie Chaplin saat bermalam di Hotel Preanger. Ada koleksi telepon-telepon kabel yang dahulu pernah dipakai pada hotel ini.

Itu bermacam tujuan rekreasi museum di Kota Bandung yang bisa saja pilihan berliburmu. Siap bertualang telusuri museum-museum terhebat di Bandung?